Gerakan Merbabu Hijau di Bukit Kinasih


Beberapa tahun belakangan ini, banjir bandang di berbagai wilayah Indonesia mewarnai berita di hampir seluruh media. Banjir bandang yang terjadi kebanyakan dikarenakan terjadinya pembalakan liar, penggundulan hutan secara masif tanpa kontrol.
Didasari oleh keprihatinan ini, beberapa komunitas peduli lingkungan menjalin kerjasama dengan warga masyarakat membuat sebuah kegiatan penghijauan.
Kegiatan yang berlangsung di Dusun Pasah Desa Senden Kecamatan Selo Kab Boyolali ini dilakukan dengan mengundang berbagai komunitas, kelompok pecinta alam dan instansi terkait. Tanggal 25 Desember 2016 berlokasi di bukit Kinasih di lereng Gunung Merbabu menjadi lokasi penghijauan.
Forum Merapi Merbabu Hijau, Komunitas Relawan Independen dan Kelompok Tani Panji Kinasih mempelopori kegiatan tersebut. Lebih dari 2000 bibit pohon ditanam. Kegiatan ini diharapkan mempertahankan sumber air bagi masyarakat sekitar untuk kedepannya. Karena beberapa tahun belakangan ini, air untuk konsumsi warga mulai sulit pada musim kemarau.
Berpuluh komunitas dan organisasi pecinta alam hadir mengikuti acara tersebut, termasuk dari Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta juga ikut andil dalam acara tersebut. 500 orang lebih dari berbagai kalangan termasuk tiga orang kontributor dari Jerman dan Italy. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mengenalkan destinasi wisata baru di bukit Kinasih.
Destinasi wisata ini juga diharapkan mampu meningkatkan sisi ekonomi masyarakat sekitar. Kearifan lokal masyarakat juga menjadi daya tarik tersendiri saat kita berwisata di bukit kinasih. Selain itu juga sedang dikembangkan Agro wisata oleh kelompok Tani Panji Kinasih.
“Ini akan menjadi sebuah destinasi wisata favorit di kawasan G.Merapi dan G.Merbabu,” ungkap  aktifis Forum Merapi Merbabu Hijau, Joe Moreno.
Karena destinasi wisata ini menampilkan perpaduan antara perkebunan dan hutan alam dari kawasan nasional G.Merbabu. Selain itu juga memperlihatkan pemandangan Puncak merapi yang eksotis. Warga dan Kelompok tani sudan membangun gardu pandang dari bambu, yang nantinya bisa untuk pecinta fotografi mengambil gambar, karena saat sunrise keindahan alam disini sungguh memukau.
Menurut ketua tim kegiatan, Napek Prasetya, program ini akan rutin dilalukan setiap tahun hingga bukit kinasih ini menjadi kawasan yang hijau dan memberi manfaat lebih bagi warga desa Senden.
Untuk diketahui, penyemaian dan pembibitan juga dilangsungkan di kawasan ini. Jadi setiap saat wisatawan atau komunitas yang ingin berpartisipasi dalam program penghijauan ini bisa melakukan setiap saat. 



SHARE ON:

Hello kawan, salam Pandu dari kami Hizbul Wathan Kafilah Penuntun Moh. Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta. Disini kami berbagi banyak info tentang kegiatan kami maupun Keilmuan dalam kepanduan. ingin tau apa saja kegiatan yang kami adakan?? atau ilmu Apa saja yang kami pelajari?? mangkanya kepoin kami terus yak... :) :) dan juga jangan Lupa!!! Join With Us !!! Fastabiqul khoirot .

    Blogger Comment

0 komentar:

Posting Komentar